Selamat Datang di Situs Web Kementerian Luar Negeri Jerman

Informasi mengenai permohonan visa, perjalanan masuk ke Jerman dan ketentuan karantina

Information poster on coronavirus at Hamburg airport

Information on coronavirus at Hamburg airport, © Bodo Marks/dpa

Artikel

Disini Anda akan menemukan informasi mengenai permohonan visa, perjalanan masuk ke Jerman dan ketentuan karantina. Mohon Anda membaca informasi berikut ini dengan teliti. Apabila Anda masih mempunyai pertanyaan, Anda dapat menemukan disini kumpulan dari pertanyaan yang sering ditanyakan (FAQs) mengenai perjalanan masuk ke Jerman.

Proses visa

Visa saat ini dapat diberikan kepada kasus pengecualian berikut ini:

  • Tenaga medis profesional, peneliti medis, dan perawat manula
  • Pekerja dalam pengangkutan barang dan pekerja di bidang transportasi
  • Pekerja musiman di bidang pertanian
  • Pelaut dengan tujuan perjalanan menuju pelabuhan atau airport sebagai tempat berangkat untuk kembali ke negara ketiga.
  • Perjalanan kunjungan sementara dalam kasus-kasus berikut ini:
    • Perjalanan kunjungan oleh anggota keluarga yang disebut sebagai „keluarga inti“ (artinya: suami/istri, pasangan hidup resmi, anak di bawah umur dan orang tua dari anak di bawah umur) dari warga negara Jerman, warga negara Uni Eropa, warga negara dari Islandia, Liechenstein, Norwegia, Swis atau Britania Raya atau warga negara dari negara ketiga yang mempunyai hak izin tinggal yang berlaku di Jerman
    • Alasan keluarga yang sangat mendesak (kelahiran, pernikahan, kematian/pemakaman atau kasus pengecualian khusus lainnya, dimana terdapat alasan keluarga yang mendesak):

      Perjalanan kunjungan dari kerabat tingkat 1 dan 2 yang tidak termasuk dalam „keluarga inti“ (artinya: anak cukup umur, orang tua dari anak cukup umur, saudara dan kakek/nenek) dari warga negara Jerman, warga negara Uni Eropa, warga negara dari Islandia, Liechenstein, Norwegia, Swis atau Britania Raya atau warga negara dari negara ketiga yang mempunyai hak izin tinggal yang berlaku di Jerman

    • Perjalanan kunjungan pasangan warga negara dari negara ketiga bagi pasangan yang belum menikah/belum resmi di Jerman. Pasangan yang mengundang harus warga negara Jerman, selain itu warga negara Uni Eropa atau warga negara dari negara ketiga yang mempunyai hak izin tinggal jangka panjang di Jerman. Persyaratannya adalah hubungan jangka panjang, artinya untuk waktu lama dan kedua pasangan sudah pernah bertemu langsung minimal satu kali di Jerman atau sebelum ini pernah tinggal bersama di luar negeri.

      Sebagai bukti diperlukan dokumen yang sesuai sebagi berikut:

      Undangan tertulis dari orang yang bertempat tinggal di Jerman (selain fotokopi dari kartu kependudukan), surat keterangan kedua pasangan mengenai hubungan (untuk kunjungan/perjalanan masuk bersama) dan bukti mengenai pertemuan pribadi sebelumnya (terutama berdasarkan stempel paspor dan dokumen perjalanan/tiket pesawat atau bukti mengenai tempat tinggal bersama di luar negeri (contoh: surat lapor tempat tinggal)). Dapat dilengkapi dengan dokumentasi melalui foto, media sosial, korespondensi melalui surat atau email.

    • Atas alasan pribadi yang sangat serius:

      Perjalanan kunjungan bersama pasangan belum menikah dari luar negeri (contoh: pernikahan, sakit atau pemakaman anggota keluarga dekat). Salah satu pasangan harus warga negara Jerman atau setidaknya warga negara Uni Eropa.

  • Diplomat, staf organisasi internasional, tentara militer, dan pekerja bantuan kemanusiaan dalam rangka pelaksanaan fungsinya
  • Penumpang dalam transit
  • Individu yang membutuhkan perlindungan internasional atau perlindungan atas alasan kemanusiaan lain, termasuk alasan medis mendesak
  • Permohonan untuk kumpul keluarga
  • Permohonan untuk tenaga ahli dan penerima kerja dengan kualifikasi tinggi dari kategori sebagai berikut:
    • Tenaga ahli dengan kepastian tempat kerja sesuai dengan definisi dari Undang-Undang (Pasal 18 ayat 3, 18a, 18b AufenthG), yang dibuktikan dengan pernyataan mengenai hubungan kerja
    • Ilmuwan/Peneliti (Pasal 18 AufenthG)
    • Diplomat ((Pasal 19 ayat 1 in juncto pasal 10 BeschV) dan ICT hanya untuk bagian kepala dan spesialis ((Pasal 19 ayat 2, 19b AufenthG)
    • Tenaga kerja untuk bagian kepala
    • Pimpinan dan spesialis (Pasal 19 ayat 1in juncto pasal 3 BeschV)
    • Spesialis TI (Pasal 19 ayat 2 AufenthG in juncto pasal 6 BeschV)
    • Pekerjaan untuk kepentingan umum (Pasal 19 ayat 3AufenthG)
    • Pebisnis

Persyaratan untuk perjalanan masuk sebagai tenaga ahli atau penerima kerja dengan kualifikasi tinggi adalah pembuktian dari kewajiban kehadiran di Jerman (melalui kontrak kerja) dan dapat diyakini, bahwa hubungan kerja dibutuhkan atas kepentingan ekonomi dan pekerjaan tersebut tidak dapat ditunda atau dilaksanakan dari luar negeri (diperlukan surat keterangan dari pemberi kerja). Kepentingan ekonomi mencakup hubungan ekonomi dan/atau ekonomi Jerman atau pasar perhubungan. Surat yang dibutuhkan harus dibawa dalam perjalanan dan ditunjukkan di pemeriksaan perbatasan.

  • Mahasiswa dimana kuliahnya tidak dapat sepenuhnya dilakukan dari luar negeri. Termasuk dalam pengecualian ini adalah semua yang telah mempunyai surat penerimaan (juga termasuk mahasiswa yang telah diterima dengan persyaratan kursus bahasa atau praktikum). Tidak termasuk dalam pengecualian ini adalah pengajuan tempat kuliah dan semua yang sebagai contoh mengikuti kursus dan setelah itu ingin kuliah (kursus bahasa khusus). Bukti dari kewajiban kehadiran di Jerman melalui konfirmasi dari perguruan tinggi (contoh: melalui email); dokumen tersebut juga harus ditunjukkan pada saat pemeriksaan perbatasan
  • Peserta pelatihan yang telah menyelesaikan pelatihan kerja berkualifikasi. Pelatihan kerja yang dimaksud harus diakui oleh negara atau disetarakan dengan pekerjaan yang diatur, dimana jangka waktu pelatihan kerja minimal selama dua tahun (termasuk kursus bahasa sebagai persiapan pelatihan kerja). Persyaratannya adalah melampirkan surat pernyataan dari penyelenggara pelatihan kerja, bahwa kewajiban kehadiran (secara pribadi dan tidak melalui online) dibutuhkan meskipun dengan situasi corona saat ini.
  • Peserta dari proses kualifikasi dengan tujuan pengakuan pelatihan kerja yang telah diselesaikan di luar negeri. Disini juga dibutuhkan surat pernyataan dari penyelenggara pelatihan kerja, bahwa kewajiban kehadiran (secara pribadi dan tidak melalui online) dibutuhkan meskipun dengan situasi corona saat ini.

Penerbitan visa baru untuk satu kali

I. Visa nasional (izin tinggal jangka panjang: D-Visa)

Pembatasan perjalanan yang sedang berlaku dapat mengakibatkan visa nasional yang telah dikeluarkan oleh Kedutaan sebelum dimulai berlakunya pembatasan perjalanan pada tanggal 17 Maret 2020 tidak dapat dipakai selama masa berlakunya.

Apabila perjalanan masuk diperbolehkan kembali, maka visa nasional atas permohonan melalui proses yang dimudahkan dapat diberikan. Persyaratannya adalah perubahan yang terjadi hanya menyangkut tanggal perjalanan dan bukan tujuan atau tempat perjalanan. 

Formulir permohonan informal atas pemberian visa baru yang dimudahkan harus diserahkan ke Kedutaan sampai dengan tanggal 12 November 2020. Formulir kontak ini dapat digunakan. Apabila dibutuhkan, maka dokumen yang terbaru akan diminta untuk membuktikan masih terdapatnya persyaratan yang mendasari pemberian visa sebelumnya, Janji temu atau kedatangan langsung secara pribadi pada dasarnya tidak diperlukan.

Selain dokumen asli, dokumen yang telah di scan atau di fotokopi juga dapat diserahkan,

II. Visa Schengen (izin tinggal jangka pendek sampai dengan 90 hari: C-Visa)

Pemberian visa yang dimudahkan untuk visa Schengen (izin tinggal sampai dengan 90 hari dalam kurun 180 hari, visa-c) dapat diberikan berdasarkan dua kasus seperti ini:

  • Visa-C yang telah diberikan tidak dapat digunakan untuk perjalanan masuk dikarenakan pandemi COVID-19.
  • Permohonan visa-c dikarenakan pembatasan perjalanan COVID-19-Einreisebeschränkungen ditarik kembali oleh pemohon visa.

Pemberian Visa-C baru yang dimudahkan hanya dapat dilakukan

  • Untuk visa yang mempunyai masa berlaku sampai dengan maksimal 90 hari (artinya tidak berlaku bagi visa tahunan).
  • Permohonan visa tersebut dilakukan di Kedutaan, konsulat kehormatan atau pemberian layanan luar VFS Global.
  • Persyaratan lainnya adalah tujuan dan kota dari perjalanan yang direncanakan tidak berubah.

Formulir permohonan informal atas pemberian baru yang dimudahkan harus telah diserahkan di Kedutaan atau konsulat kehormatan atau pemberian layanan luar VFS Global hingga tanggal 31 Desember 2020.

Formulir kontak ini dapat digunakan. Apabila dibutuhkan, maka dokumen yang terbaru akan diminta untuk membuktikan masih terdapatnya persyaratan yang mendasari pemberian visa sebelumnya. Terutama pernyataan garansi baru diperlukan, apabila waktu pemberian pernyataan garansi dan permohonan visa baru lebih dari enam bulan. Janji temu atau kedatangan langsung secara pribadi pada dasarnya tidak diperlukan.

Pembatasan perjalanan untuk Jerman

Perjalanan masuk dari Indonesia pada dasarnya dikarenakan pembatasan perjalanan tidak dapat dilakukan. Informasi lebih lanjut dapat Anda temukan di bawah kata sandi „kepentingan mendesak“

Untuk kedua pilihan:

Untuk Jerman terdapat pembatasan perjalanan masuk dari banyak negara. Mohon informasikan diri Anda sebelum melakukan perjalanan di BMI, dimana terdapat peraturan yang berlaku masing-masing terhadap negara dimana Anda berasal sebelum memasuki Jerman.

Pada dasarnya perjalanan masuk diperbolehkan:

  • Warga negara Uni Eropa
  • Warga negara anggota asosiasi Schengen: Islandia, Norwegia, Swis, Liechenstein
  • Britania Raya
  • Negara-negara lain berdasarkan tinjauan situasi epidemiologi diperbolehkan melakukan perjalanan masuk melalui Uni Eropa.

Perjalanan masuk dari negara lain hanya dapat dilakukan dalam kasus pengecualian. Persyaratannya adalah harus adanya kepentingan mendesak.

Ketentuan karantina dan tes Covid-19 pada saat perjalanan masuk Jerman

Untuk pendatang dari Indonesia pada dasarnya berlaku karantina rumah selama 14 hari segera setelah masuk ke Jerman. Selain itu setelah kedatangan dalam jangka waktu 14 hari diharuskan untuk mengikuti tes wajib Covid-19.

Teks Undang-Undang untuk ketentuan perjalanan masuk

Teks Undang-Undang: Undang-Undang izin tinggal (AufenthG)

Teks Undang-Undang: Undang-Undang peraturan izin tinggal (AufenthV)

Teks Undang-Undang: Undang-Undang peraturan pekerjaan (BeschV)

Ke awal laman