Selamat Datang di Situs Web Kementerian Luar Negeri Jerman

Informasi untuk permohonan visa

Information poster on coronavirus at Hamburg airport

Information on coronavirus at Hamburg airport, © Bodo Marks/dpa

Artikel

Disini Anda akan menemukan informasi teraktual mengenai permohonan visa.

Proses Visa

Pelonggaran pembatasan perjalanan masuk ke Jerman untuk individu yang telah divaksin terhitung tanggal 25 Juni 2021

Mulai tanggal 25.06.2021 perjalanan masuk dari Indonesia ke Jerman bagi individu yang telah divaksin secara lengkap dengan bahan vaksin melawan Coronavirus SARS-CoV-2 yang diizinkan oleh Agensi Obat Eropa (Europäische Arzneimittelagentur/EMA) dapat dilakukan kembali. Individu yang telah divaksin lengkap dapat kembali melakukan perjalanan ke Jerman dengan tujuan kunjungan dan pariwisata. Terhitung 21.06.2021 individu yang telah divaksin secara lengkap dapat mengajukan kembali visa yang dibutuhkan melalui Kedutaan Republik Federal Jerman.

Pengecualian untuk perjalanan masuk dari negara yang termasuk sebagai daerah dengan variasi virus. Untuk negara ini tetap berlaku larangan perjalanan.

Perjalanan masuk hanya dapat dilakukan oleh individu yang telah divaksin dengan bahan vaksin yang tertera dalam situs Paul-Ehrlich-Instituts (PEI) (https://www.pei.de/impfstoffe/covid-19), apabila semenjak dosis vaksin yang dibutuhkan telah minimal lebih dari 14 hari. Saat ini hanya berlaku bahan vaksin yang diizinkan oleh Agensi Obat Eropa (Europäische Arzneimittelagentur/EMA). Perluasan ke bahan vaksin lainnya dengan standar perlindungan yang setara direncanakan, apabila pengujian yang diperlukan telah selesai.

Untuk perjalanan masuk harus melampirkan COVID-Zertifikat dari EU secara digital atau bukti vaksinasi yang setara dalam bentuk digital atau kertas dalam bahasa Jerman, Inggris, Perancis, Italia atau Spanyol. Hal berikut ini harus tertera dalam dokumen tersebut:

  1. Data pribadi individu yang telah di vaksin (minimal nama keluarga, nama depan dan tanggal lahir),
  2. Tanggal vaksinasi, jumlah dosis vaksin yang telah diperoleh,
  3. Sebutan dari bahan vaksin,
  4. Nama dari penyakit yang dilawan oleh vaksin,
  5. Tanda pengenal yang dapat menyatakan individu/institusi penanggung jawab dalam pelaksanaan vaksinasi atau yang mengeluarkan sertifikat, contoh simbol resmi atau nama yang mengeluarkan sertifikat.

Individu yang telah sembuh hanya akan mendapatkan dosis vaksin sebanyak satu kali. Sebagai bukti status vaksin lengkap dari individu yang telah sembuh harus memberikan bukti tambahan, bahwa sebelum dilakukan vaksinasi telah terinfeksi dengan virus Corona SARS-CoV-2. Sebagai bukti dari penyakit ini harus melampirkan sebuah bukti tes PCR positif. Bukti sembuh harus dalam bahasa Jerman, Inggris, Perancis, Italia atau Spanyol baik secara digital atau kertas.

Individu yang belum genap berumur 12 tahun dan belum divaksin dapat melakukan perjalanan masuk dengan bukti tes (tes PCR atau tes antigen) dengan didampingi oleh minimal salah satu orang tua yang telah divaksin secara lengkap. Individu yang belum genap berumur 6 tahun tidak membutuhkan bukti tes.

Informasi lebih lanjut dapat ditemukan di tautan berikut ini:

https://www.bmi.bund.de/SharedDocs/faqs/DE/themen/bevoelkerungsschutz/coronavirus/coronavirus-faqs.html.

Teks Undang-Undang untuk ketentuan perjalanan masuk

Ke awal laman